Kebumen – Selasa, 28 April 2026, MAN 3 Kebumen menyelenggarakan kegiatan
Haflah Muwada’ah santriwati Asrama Putri Al Ma’unah yang bertempat di Class
Digital MAN 3 Kebumen. Kegiatan ini menjadi momen istimewa sebagai bentuk
pelepasan sekaligus “wisuda” bagi santriwati kelas XII yang telah menyelesaikan
masa pembelajaran di asrama.
Acara tersebut
dihadiri oleh Kepala Madrasah, Kepala Komite, Kepala Tata Usaha, para Wakil
Kepala Madrasah, Pengasuh Asrama Putri Al Ma’unah, dewan asatidz dan asatidzah,
orang tua/wali santriwati, serta para santriwati dan tamu undangan lainnya.
Sebanyak 12
santriwati resmi diwisuda pada kesempatan ini. Mereka telah menyelesaikan
pembelajaran keasramaan dengan berbagai capaian, di antaranya hafalan Juz ‘Amma
(Juz 30) bil ghaib serta hafalan surat-surat fadhilah. Selain itu, selama
menempuh pendidikan di asrama, para santriwati juga dibekali berbagai ilmu
keagamaan seperti praktik tahlil dan doa, fasholatan, Yanbu’ul Qur’an, Nadhmil
Al Jurumiyyah, serta kajian kitab Ta’lim Muta’allim dan Arba’in Nawawi.
Sebanyak 12 santriwati Asrama Putri Al Ma’unah
MAN 3 Kebumen yang diwisuda pada kesempatan ini adalah
1. Aqila
Faila Shufa binti Doni Winarto (Majir, Purworejo) dengan capaian hafalan Juz 30
bil ghaib dan 5 surat fadhilah (As-Sajdah, Al-Mulk, Al-Hasyr, Al-Waqi’ah,
Ar-Rahman)
2. Juzaiyana Firtatun Nabila binti Muhamad Safi’i
(Pucangan, Kebumen) dengan hafalan Juz 30 bil ghaib dan 4 surat fadhilah
3.
Lutfiatul Sholikhah binti Sameli (Gondanglegi, Kebumen)
dengan hafalan Juz 30 bil ghaib dan 7 surat fadhilah
4.
Shelfi Wafirotul Aulia binti Muslihudin (Gondanglegi,
Kebumen) dengan hafalan Juz 30 bil ghaib dan 6 surat fadhilah
5.
Navisa Khairul’Ain Widyana binti Budi Priyono
(Ngebangan, Purworejo) dengan hafalan Juz 30 bil ghaib
6.
Noviyanti binti Nasimin (Rahayu, Kebumen) dengan
hafalan Juz 30 bil ghaib, Fasholatan 1–3, serta 7 surat fadhilah
7.
Istihanil Wahyuni binti Eko Turiyono (Ngabean, Kebumen)
dengan hafalan Juz 30 bil ghaib dan 3 surat fadhilah
8.
Kartika Dwi Lestari binti Ponijo (Sidogede, Kebumen)
dengan hafalan Juz 30 bil ghaib dan 7 surat fadhilah
9.
Miranti binti Wiji Bawon (Lubang Indangan, Purworejo)
dengan hafalan Juz 30 bil ghaib dan 7 surat fadhilah
10. Dwi
Anggraeni Kusuma Wardhani binti Sudarno (Dlangu, Purworejo) dengan hafalan Juz
30 bil ghaib dan 6 surat fadhilah
11. Aurel
Nadya Shafira binti Andy Amrah Noor (Pekutan, Kebumen) dengan hafalan Juz 30 bil
ghaib dan 4 surat fadhilah
12. Sulistiyawati
binti Mujiyono (Brengkol, Purworejo) dengan hafalan Juz 30 bil ghaib dan 6
surat fadhilah.
Capaian ini menjadi
kebanggaan tersendiri bagi madrasah dan orang tua, sekaligus menunjukkan
kesungguhan para santriwati dalam menempuh pendidikan keagamaan di tengah
aktivitas akademik mereka.
Sebagai tanda
kelulusan, Kepala Madrasah menyerahkan syahadah kepada para santriwati yang
telah menuntaskan pembelajaran di Asrama Putri Al Ma’unah.
Dalam sambutannya,
Kepala Madrasah, Ibu Hj. Lutfah Iin Setyorini, S.S., M.Pd., menyampaikan
apresiasi yang tinggi atas capaian para santriwati. Beliau menilai bahwa
keberhasilan tersebut merupakan hal yang luar biasa, mengingat para santriwati
mampu menyeimbangkan antara pembelajaran akademik di madrasah dengan
pembelajaran keagamaan di asrama. Beliau juga memberikan motivasi kepada para
santriwati untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,
serta menyampaikan komitmen madrasah dalam mendukung upaya tersebut, termasuk
dalam pencarian peluang beasiswa. Selain itu, beliau juga menyampaikan rencana
pengembangan kualitas pendidikan serta sarana dan prasarana asrama ke depan
agar semakin baik dan berkualitas. Di akhir sambutannya, beliau mendoakan agar
para santriwati dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat, serta
menjadikan kelulusan ini sebagai awal dari perjalanan yang lebih luas.
Sambutan
selanjutnya disampaikan oleh Pengasuh Asrama Putri Al Ma’unah, Bapak Kyai Aqub
Fauzi. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan permohonan maaf apabila
selama proses pembinaan terdapat kekurangan. Beliau juga berpesan kepada para
santriwati untuk senantiasa menjaga shalat dan tidak meninggalkan kegiatan
mengaji di manapun berada. Ilmu yang telah diperoleh diharapkan dapat diamalkan
dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Acara juga
dimeriahkan dengan penampilan santriwati berupa pembacaan nadhom Kitab Al
Jurumiyyah secara bersama-sama di hadapan para hadirin, yang menambah suasana
menjadi lebih khidmat dan berkesan.
Perwakilan wali
santri, Bapak Muslihudin, dalam penyampaian kesan dan pesan mengucapkan terima
kasih kepada para pengasuh dan pembina yang telah membimbing para santriwati
dengan penuh kesabaran hingga menjadi pribadi yang berilmu dan berakhlakul
karimah. Beliau juga memohon doa agar para santriwati yang akan melanjutkan
pendidikan diberikan kemudahan serta dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi
diri sendiri, agama, dan masyarakat.
Sambutan terakhir disampaikan oleh Ketua Komite, Bapak H. Mukhayat, S.Ag., yang berpesan agar para santriwati senantiasa menjaga adab, menghormati orang tua dan guru, serta terus memelihara nilai-nilai kesholehan dalam kehidupan sehari-hari. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kebaikan kepada Allah SWT.